SOP Instalasi Ubuntu Server (Optimasi Over-Provisioning)

SOP Instalasi Ubuntu Server
(Optimasi Over-Provisioning)

👨‍💻
PurwantoNetDevOps - ISP Specialist
📞 open jasa managed service ISP Lokal | contact: 082233483221

📀 Tahap 1: Persiapan & Booting

  • Masukkan flashdisk bootable Ubuntu Server (24.04 LTS / 26.04 LTS).
  • Nyalakan server, masuk ke BIOS/UEFI (tekan F2, F12, atau Del tergantung vendor hardware).
  • Optimasi BIOS (Opsional tapi Direkomendasikan): Matikan Power Saving States (C-States, SpeedStep/SpeedShift) jika Anda mengejar low latency untuk query DNS. Set Power Profile ke High Performance.
  • Atur Boot Priority agar USB Flashdisk menjadi urutan pertama.
  • Save dan reboot, lalu pilih "Install Ubuntu Server".

⚙️ Tahap 2: Konfigurasi Awal

  • Ikuti wizard seperti biasa: Pilih Bahasa, Keyboard Layout, dan Profil Jaringan (gunakan dhcp agar mudah di-remot pada tahap awal).
  • Pada pilihan installer update, disarankan untuk melewatinya (Continue without updating) agar proses instalasi lebih cepat, pembaruan bisa dilakukan nanti via apt.

💾 Tahap 3: Skema Partisi Storage (Kunci Ketahanan SSD)

Ketika sampai pada halaman "Storage Configuration", pilih opsi "Custom storage layout", lalu eksekusi pembagian 200GB ruang partisi dan biarkan 50GB sisanya benar-benar kosong (unallocated). Berikut adalah tabel panduan konfigurasinya:

Mount PointUkuranFile SystemCatatan / Kegunaan
/boot/efi512 MBvfat/fat32Berisi bootloader EFI (wajib untuk mode UEFI)
/boot2 GBext4Menyimpan kernel Linux (vmlinuz, initrd)
swap4 GBswapArea swap (cadangan RAM jika terjadi spike)
/ (Root)30 GBext4Sistem operasi utama, binary, dan konfigurasi
/var30 GBext4Data dinamis sistem
/var/lib130 GBext4Tempat ideal jika Anda mengaktifkan persistent cache Unbound dalam skala besar
/var/log3.5 GBext4Tempat log Unbound & sistem
Tidak Dipakai± 50 GBUnallocatedDILARANG membuat partisi di area ini. Biarkan kosong agar kontroler SSD menggunakannya untuk Garbage Collection dan Wear Leveling.
⚠️ Catatan Penting Installer: Di installer Ubuntu (Subiquity), pastikan Anda membuat partisi-partisi di atas secara manual di dalam SSD target. Jangan gunakan opsi "Use an entire disk". Cukup buat partisi satu per satu sesuai tabel di atas, dan biarkan sisa ruangnya begitu saja.

✅ Tahap 4: Penyelesaian Instalasi

  • Lanjutkan ke pengisian data user (Username, Password, Hostname Server).
  • Pada bagian SSH Setup, centang "Install OpenSSH Server" untuk remote manajemen.
  • Pada bagian Featured Server Snaps, langsung lewati saja (tidak perlu mencentang apa pun).
  • Tunggu proses instalasi selesai, pilih Reboot Now, dan cabut flashdisk saat diminta.

🎁 Post-Install (Bonus TIPS)

Setelah OS berhasil booting, lakukan optimasi tambahan berikut agar performa DNS Server dan SSD Anda semakin maksimal:

🔧 Aktifkan Fitur fstrim (Wajib untuk OP SSD)

Secara default, Ubuntu sudah menyertakan fstrim.timer secara mingguan. Ini penting agar OS memberi tahu SSD blok mana saja yang sudah dihapus. Pastikan statusnya aktif:

sudo systemctl enable --now fstrim.timer
💡 Tips tambahan: Over-provisioning 50GB akan memperpanjang umur SSD hingga 2-3x lebih lama, terutama untuk DNS server dengan aktivitas log dan cache tinggi.
📞 Butuh bantuan instalasi & optimasi server? Hubungi Purwanto (NetDevOps) – 082233483221

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara mendapatkan layanan (Maspur) jasa perbaikan jaringan internet yang stabil

Jasa Setting Miktotik dan Solusi Jaringan Wuzz Wuzz - Anti Lemot

Cara Optimasi ISP Ribuan User